Notulensi Hearing 1 Calon Senator

March 14, 2009 at 4:01 am (Uncategorized)

Yak,,

kemarin baru ada hearing calon senator.

Silahkan dibaca dan semoga bermanfaat,, x)

Hearing Calon Senator
Tanggal : 13 Maret 2009
Tema : Visi, Misi, Struktur dan Proker

Sesi 1
1. Filman
Struktur dan proker ?
Proker : Kembali lagi ke massa
Struktur : Tidak ingin membuat tim senator , lebih ingin membaur dengan massa dan dibantu oleh DPP
2. Ivan N.
Di HMIF, Senator cocok di bawah mana?
Bentuk interaksi antara 3 lembaga , Senator, DE, DPP tetap dipertahankan.
3. Syva
Apa yang terjadi jika kotak kosong menang?
Pemilu valid jika 2/3 massa HMIF. Jika tidak tercapai, Pemilu gagal.
Calon Senator menang jika mendapatkan ½ suara dari suara sah. Diharapkan animo massa tinggi dan itu tidak terjadi.
Jika kotak kosong menang, mekanisme akan dikembalikan lagi kepada DPP.
4. Apri
Visi : analisis mengenai interaksi antara elemen-elemen ITB, akan seperti apa?
Lembaga-lembaga bekerja sama. Kemahasiswaan Terpusat sebagai sinkronisasi dari lembaga lain yang ada.
Manfaat :
Menarik aspirasi dari HMIF, mengerjakan fungsi pribadi dengan maksimal.
Sesi 2
1. Dwinanto
Peran senator masih kurang disadari oleh massa. Usaha-usaha?
Melakukan pelaporan ke massa. Meminta kolom di madding/ekspresif. Kotak aspirasi, laporan ke DPP. Massa menjadi aware dan merasakan manfaat dari peran senator.
Perlu dibuat mekanisme penarikan aspirasi untuk hal-hal yang mendadak, untuk berjaga-jaga.
2. Wisnu
Komitmen ke depannya? Saya punya komitmen, insya Allah.
3. Restya
Jika ada masalah di KM, tapi di HMIF belum pernah dibahas, bagaimana?
Setiap ada perkembangan di Kemahasiswaan Terpusat, selalu diwacanakan ke massa.

Sesi 3
1. Aqsath
Di AD/ART sekarang belum ada senator, apa pandangannya?
Ke depannya bagaimana?
Seandainya terpilih, ingin dilakukan pembahasan dengan DPP mengenai ini.
-Amandemen AD/ART-
2. Syva
Kenapa ingin mencalonkan diri menjadi senator?
Ingin menjadi orang yang lebih bermanfaat. Bagi HMIF, melihat kekurangan dari yang dulu dan berniat memperbaiki kinerja yang dulu.
3. Halim
Pentingnya KM untuk HMIF?
Penting untuk bekerja sama dengan lembaga lain dan menghasilkan sesuatu yang lebih besar.
Dengan kondisi sekarang, apa yang bisa ditawarkan KM?
Kita memiliki wadah untuk berkarya pada sistem yang lebih besar.
Bargaining point dari Kabinet KM untuk HMIF?
Sebagai wadah dari kader-kader lembaga untuk menjaga arah kita semua.
Sesi 4
1. Uchenk
Misi : penarikan aspirasi, visi : bermanfaat
Aspirasi untuk lebih bermanfaat ke Kongres, caranya untuk mempengaruhi senator dari lembaga lain?
Jika aspirasi memang baik, maka dengan sendirinya akan diterima oleh yang lain.
2. Nadhira
Cara untuk menarik aspirasi massa HMIF?
Mengadakan laporan berkala, dari situ bisa mengambil sampel. Polling. Kotak aspirasi.
3. Lovinta
Misalnya keinginan massa bertentangan dengan keputusan Kongres. Bagaimana memposisikan diri? Bagaimana cara memastikan bahwa keputusan yang dihasilkan memang bermanfaat?
Sebuah keputusan akan diambil melalui kajian. Hasil tersebut maka akan menjadi sesuatu yang baik.
Melaporkan ke massa, dan tidak akan membiarkan massa kebingungan dengan memberi penjelasan.

Sesi 5
1. Wahyu Adhi
Sesuatu yang sangat jelas, sering menjadi masalah. Penyikapan?
Di hearing berikutnya menyampaikna mengenai Senator dan KM.
-Tidak terlalu efektif, saran : melihat kaderisasi lalu mencari yang bisa diperbaiki.
Kejaran : massa yang sekarang sehingga ke bawah bisa diperbaiki.
2. Rich
KM akan membentuk kongres -> membenahi sistem KM. Bagaimana pandangan tentang sistem di KM sekarang dan apa yang harus diubah untuk perbaikan ke depan?
Sistem masih baik, hanya implementasi yang perlu diubah. Sistem belum berjalan secara optimal. Kerahkan & pencerdasan massa sehingga bisa optimal dan berjalan dengan baik.
-Sistem -> satu kesatuan. Jika output jelek, artinya sistemnya juga.
Konsep sistem bagus, hanya implementasi saja.
-Sistem -> setiap komponen harus dapat bekerja sama dan berkoordinasi. Tatarannya yang dimaksud adalah implementasinya.
3. Fahmi
HMIF sering mendapati libur panjang. Di saat ada sesuatu dan ingin dilakukan kajian, kesulitan dalam mengumpulkan massa. Cara efektif untuk mencerdaskan dan menarik aspirasi massa ketika tidak bersama-sama?
Belum menemukan metode, sejauh ini masih mengandalkan media internet. Untuk saran bisa disampaikan.

Sesi 6
1. Filman
Ketika terpilih, parameter kesuksesan? Dampak untuk HMIF dan KM? Memposisikan sebagai Senator HMIF atau Senator dari orang-orang yang tidak terwakilkan oleh unit atau himpunan?
Parameter kesuksesan pribadi : peran Senator lebih dipandang, saat waktu turun, banyak kader yang bersemangat untuk menggantikan, dan saat menghilang orang-orang mencari.
Target : Aspirasi dari himpunan cukup dari Senator saja.
2. Risa
Yakinkah dengan keputusan tidak membuat tim? Bukankah akan memberatkan?
Tidak bekerja sendiri, tetapi bekerja sama dengan DE dan DPP. Lebih ingin memaksimalkan sistem yang ada.
-Di saat ada masalah, berbagi dengan siapa?
Lebih ingin berkumpul dengan massa juga selain dengan DE dan DPP. Pribadi : tidak berkorelasi antara evaluasi dengan tim senator.

3. Satrio
Persoalan KP. Ketika KP dimanapun, akan menghambat peran Senator dan penarikan aspirasi tidak?
Seandainya KP di luar bandung, mencari pj sementara yang dicari dari awal-awal.
-Mencari pjs tidak cukup sebentar, itu gunanya juga tim senator
Sampai saat ini, dengan pelaporan berkala massa telah dicerdaskan sehingga 1minggu cukup untuk pjs.
-Ketika masa KP, juni-agustus, ada agenda besar d km dan himpunan. Agenda ini yang menentukan keberlangsungan. Salah satu cara : mengambil peran langsung di kaderisasi STEI. Sulit jika dilimpahkan ke pjs. Salah satu fungsi tim : regenerasi. Ada atau tidak tim senator, regenerasi ini harus tetap berjalan.

Sesi 7
1. Uchenk
Masalah aspirasi : keputusan yang banyak belum tentu benar. Bagaimana jika sedikit orang yang mendukung, tetapi aspirasi kita menjadi keputusan yang dipilih?
Tetap dilakukan analisis, tidak hanya voting saja. Diantara yang benar, dipilih yang paling benar. Jika aspirasi yang dibawa HMIF memang baik, akan diperjuangkan, tapi tidak memaksakan.
2. Wisnu
Senator banyak menghilang, bagaimana upaya menarik senator-senator kembali?
Melakukan pencegahan, mempertahankan senator sehingga betah di kongres dan merasa rugi jika tidak hadir.
3. Dwinanto
Kewajiban kongres : menyuplai massa.
Visible atau tidak untuk mencapai kemampuan tersebut di tahun ini?
Bagaimana memanfaatkan penyusunan proker sehingga tidak bertabrakan. Dari HMIF mampu, tapi untuk lembaga lain belum tahu.
-mekanisme penyusunan proker cabinet
Himpunan menyampaikan aspirasi sebagai arahan. Mirip dengan HMIF, tetapi ada kendala. Masalah : saat itu belum mengetahui secara persis proker HMIF sendiri. Solusi : sinergisasi proker cabinet dan himpunan. Senator telah mengetahui proker himpunan.
Sesi 8
1. Inai
Suatu saat aspirasi massa terpecah menjadi pro dan kontra. Bagaimana membawa ke KM dan mencakup seluruh aspirasi?
Ingin mengadakan kajian atau diskusi. Bermusyawarah sehingga suara himpunan bulat. Jika tidak, dibawa aspirasi-aspirasi tersebut untuk dibahas lagi di sana.

—————————————————————-

“karena hidup itu pilihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.