Notulensi Hearing 1 Cakahim, 11 Maret 2009

March 12, 2009 at 9:44 am (Uncategorized)

Untuk seluruh HMIFers ,

disini ada notulensi dari Hearing 1 Cakahim dengan tema visi dan misi.

Semoga bermanfaat sehingga kita bisa lebih mengenal calon pemimpin kita! ;)

HEARING I Calon Ketua HMIF

Tanggal : 11 Maret 2009

Hearing ke-1

Tema : Visi misi calon

Sesi 1

1. Tahir Arazi (13505052)[ivan] : Jelasin cara HMIF untuk menuju badan hukum bagaimana? Orientasi himpunan mau dibawa kemana?

Ivan : Agar dari segi ekonomi kita tidak bergantung lagi kepada STEI, mengimbangi keprofesian.

Tahir :Teknisnya bagaimana dari pembuatan badan hukum tsb?

Ivan :Untuk langkah2nya sendiri belum kebayang.

Tahir :Takutnya kita belum kebayang dengan keribetannya membuat badan hukum itu sendiri.

2. Syva (13505086) [keduanya] : Dari kepengurusan sebelumnya, kesalahan apa yang menurut anda yang memberikan pengaruh terbesar?

Wisnu : Kepengurusan Narendra, dia menganggap HMIF ini sebagai EO keprofesian. Dan anggotanya tampak dipaksa untuk memenuhi even-even tsb. Kepengurusan Budi, membawa visi yang salah yang mengangkat tentang pengabdian masyarakat sedangkan animo massa sudah semakin sedikit karena kepengurusan yang sebelumnya. Kepengurusan Iqbal, di sisi keprofesian menurun, di sisi kaderisasi internalnya kurang dikontrol. Kepengurusan Nanto, masalah manajemen DE kurang mengupgrade KADIV dan KABIRnya, kaderisasi informalnya cukup baik tapi materinya kurang padat.

Ivan : Kita tidak punya GBHH, kita tidak punya rencana untuk proyeksi ke masa depan. supaya kita mempunyai mimpi jarak jauh dan tidak memaksakan semuanya untuk selesai dalam satu kepengurusan

Syva : Apa yang akan dilakukan untuk memperbaiki di kedepannya?

Wisnu : Proker akan di analisis SDM dllnya, mempercakap kepengurusan yang akan datang, di sisi keprofesian ada GDK keprofesian, dipadukan dengan GBHP dan GDK.

Ivan :Sementara sebelum GBHH, akan membuat forum untuk semua anggota HIMPUNAN tentang arah si himpunan ini untuk lima tahun ke depan.

3. Nur(13506091)[keduanya] : Bagaimana masing-masing cakahim ini membawa visi misi kekeluargaan dan kebersamaan di kepengurusannya?

Ivan : Kebersamaan harus ada karena emang dasarnya kita keluarga. ketika merasakan kebermanfaatan dari himpunan ini kita jaga keterikatan ini.

Wisnu : Saling menghargai, untuk menekankan pada KADIV/BIR untuk saling memberi dengan mengajak anggota-anggotanya. Untuk masalah alumni, rasa kepemilikan angk 90 ke bawah sudah kurang, kita kejar angk 90 keatas dengan merangkulnya.

Nur : Dua-duanya ingin anak HMIF lebih aktif di kemahasiswaan di terpusat, takutnya kegiatan di himpunan terlupakan atau terlalu asik dengan kegiatan terpusat.

Sesi 2

4. Wahyu Adi (13505024)[keduanya] : Sebenarnya visi misi temen-temen itu diturunkan dari mana? Bener tidak dari ad art HMIF atau dari permasalahan di HMIF, bisa tidak temen-temen menunjukkan bukti atau sebenarnya hanya asumsi saja.

Wisnu : Dari evaluasi setiap kepengurusan lainnya, faktanya kita tidak berhimpun yaitu di beberapa kegiatan HMIF kurang banyak yang berkontribusi.

Ivan : Dari analisis masalah: ARKAVIDIA, tentang angk 2007.

Adi : Cus tidak menjelaskan secara explicit ad artnya, dan ivan hanya menjelaskan satu poin saja. Tentang media untuk mengumpulkan masalah yang ada gimana?

5. Aditya Irfansyah (13507004) [keduanya] : Cara konkrit untuk ngajak anggota-anggotanya?

Ivan : Kalo anggotanya merasakan kebermanfaatan mereka tidak akan ilang. Harus turun ke bawah secara personal dan kelompok.

Wisnu : Ke arah 2008 ke bawah karena itu orang yang masih kita ubah, atau mungkin juga ada orang2 yang lebih tertarik dengan unitnya.

Joel : Bisa menghadirkan berapa untuk hearing nantinya?

Ivan : Sanggup menghadirkan 120 orang.

Wisnu : Sama kayak ivan 120 orang.

6. Fajrin (13504055)[keduanya] : Sebenarnya poin apa yang temen-temen bawa yang membedakan dari calon lainnya, poin apa yang tidak ada di poin temen-temen tapi temen-temen bisa bawa untuk mendukung visi misi temen-temen sendiri?

Ivan : Punya saya yang lebih lengkap sedikit.

Wisnu : Penghargaan

Fajrin : Kalian mengakui memiliki poin yang tidak dimiliki oleh calon lainnya, tapi ada komentar yang kontradiktif kalau poin-poin temen-temen sudah mencakup poin-poin calon yang lainnya.

Tahir : Kalau bisa temen2 menunjukkan kelebihan di bandingkan calon yang lainnya.

Sesi 3

7. Aqsath (13506006)[ivan] : Standar keprofesian apa yang akan dibawa nantinya karena adanya STI dan Informatika?

Ivan : Samakan saja dengan kaprodinya.

Aqsath : Bagaimana dengan kurikulumnya?

Ivan : Bukan untuk menstandarkan keprofesian tapi ingin meningkatkan.

Tito : Lebih baik kita definisikan dulu apa itu keprofesian, supaya visi misi kalian yang berisikan keprofesian jadi tidak abstrak.

Wisnu : Keprofesian ketika kita membuat karya jelas, jaminannya sharing keprofesian yaitu saling berbagi ilmu keprofesiannya itu sendiri.

Ivan : Orientasinya tentang profesi apa yang akan kita lakukan nantinya, kerja kita nantinya.

8. Mira (13505110) [keduanya] : Seberapa bisa visi misi kalian akan berubah nantinya?

Wisnu : Sudah di komunikasikan,sudah dipikirkan sebelumnya tentang fleksibilitas visi-misinya ini dan sudah mantap dengan visi misi ini.

Ivan : Kembali lagi di visi pertama yaitu bersama.

Mira : Saya harapkan temen-temen bisa berpikiran terbuka untuk visi misinya.

9. Haekal (13507020) [keduanya] : Bagaimana cakahim ini menurunkan visi misinya ke anak 08?

Ivan : Ditekankan di kaderisasi IF 2008, akan ada internalisasi di dalamnya.

Wisnu : Kaderisasi formal sulit diteruskan di kaderisasi informal.

Haekal : Merasa ada kesan 2007 yang baru masuk untuk sebagai pekerja tanpa dijelaskan lebih lanjut kenapa proker itu ada.

Ivan : Harus ada internalisasi dan kenapa hal itu harus ada? Dan hal ini jangan di lanjutkan.

Wisnu : Masalah proker kan disosialisasikan ke massa himp.

Mira :Kaderisasi itu berkelanjutan, berarti inspirasi itu tidak diturunkan, berarti kaderisasi informalnya tidak jalan.

Sesi 4

10. Rilla (13507022) [ivan] : Ada kemungkinan tidak bakal banyak proker? dan rencana teknis dari pengerjaan proker tersebut supaya efisien?

11. Satrio (13506070)[keduanya] : Gimana keterkaitan visi-misi kedua calon?

Ivan : Menjalankan visi misi saya seperti ibadah, termasuk visi pribadi

Wisnu : Saya arahkan visi saya untuk ke masyarakat, menjadi rahmat bagi semesta alam, dengan menjadi kahim mengharapkan dirinya lebih berguna.

Satrio : Diandaikan diagram venn, visi hidup dan visi HMIF anda bagaimana?

Satrio : Sebaiknya beririsan karena menjadi Kahim membawa aspirasi orang-orang.

12. Apri (13505009)[keduanya] : Dari GBHH tersebut apa sih bayangan kalian HMIF ke depannya bagaimana? Peran apa yang akan diambil untuk itu?

Wisnu : Bercermin pada sipil 4 bulan persiapan, 4 bulan pelaksanaan. Ingin menerapkan seperti itu namun loyalitas dan kebersamaan disini belum cukup.

Ivan : 5 tahun lagi dihati hmif terpatri PM, ada sistem stabil untuk membangkitkan sense PM. Pembelajaran terus menerus berjalan, memiliki kestabilan ekonomi, sudah mampu jika akan mengadakan acara besar keprofesian

Apri : Kekhawatiran visi misi adalah ambisi kahim, tidak menangkap visi global, bagaimana membuat landasan untuk kepengurusan berikutnya. Dengan mengetahui GBHH lebih mengenal esensi dan tujuan yang dipelajari. dengan esensi sampai kapanpun kita tidak akan kelelahan karena ada goal jadi motivasi.

Adi : Belum ada hal konkrit, menjadi ketua himpunan tetapi tidak ketua dewan eksekutif yaitu lembaga yang bertanggung jawab GBHH.

Wisnu : Belum pernah membahas, apakah hmif cukup, belum bisa menjanjikan tapi akan berusaha.

13. Veri (13507092)[Keduanya] : Bagaimana kalian akan menyikapi yang bernim 182 tersebut?

14. Ikrar (13507063)[keduanya] : Menilai dari mana 2008 dan 2007 bakalan sanggup?

Ivan : Ketika belum jadi proker belum terbayang bentuk real nya.

Wisnu : Menanyakan ke angkatan 2007, kegiatan kecil dengan impact besar.

Ikrar : Harusnya ada keyakinan visi misi tsb bisa terjadi seperti apa, kalau blm yakin tidak perlu dicantumkan.

Sesi 5

15. Azby (13506018) [keduanya] : Di kepengurusan berikutnya apakah perlu biro ekonomi, kalo perlu deskripsinya seperti apa? apa klo baru ada proker atau cari duit aja? Sumber pemasukan dari mana?

16. Adi (13506052)[keduanya] :HMIF seharusnya organisasi seperti apa sesuai AD/ART? Yang sekarang seperti apa? Nantinya sesuai visi/misi kalian seperti apa?

Wisnu : HMIF yang ideal : bisa memfasilitasi kreativitas dan keprofesian anggota dari segi dana, sdm, proker dan pm & kekeluargaan. himpunan sekeluarga berkarya untuk masyarakat. tidak dibatasi, misal dana. hmif saat ini bermasalah kekeluargaan belum berhimpun dengan baik dan sinergis belum satu masih dimiliki sebagian besar divisi, keprofesian seakan2 hanya dimiliki divpro atau orang2 dekat yang bisa diajak memproyek. pm belum pernah konkrit, inginnya sense tertumbuhkan. hmif selalu bermasalah dari segi dana. yang ingin dicapai saling menghargai dan proker dapat diturunkan semua.

Ivan : ad/art seharusnya udah diubah, banyak yang sudah tidak sesuai. masih sepakat dengan tujuan yaitu pemenuhan kebutuhan anggota, misal turun dan mengabdi ke masyarakat. saat ini tidak semua orang merasa semua kebutuhannya terpenuhi di hmif. inginnya semua merasa kebutuhan terpenuhi

Adi : Sebenernya hmif apa? lebih kekeluargaan atau profesional (klo tidak melakukan ada hukuman)?

Ivan : HMIF kekeluargaan karena disini sukarela.

Wisnu : Kekeluargaan dengan saling menghargai dan kesadaran.

17. Dellyna(13507093)[keduanya] : visi misi kaderisasi informal dan penciptaan suasana kerja yang nyaman, bagaimana sinkronisasinya? masuk melalui kaderisasi informal dengan proker-proker dan 06 hanya sebagai SC, tidak ada kerja bersama 06 jadi enggak satu hmif.

Ivan : 07 dapet kaderisasi informal tapi tidak sesuai dengan yang diharapkan, solusi 06 ikut kerja bareng.

Wisnu : Kalo bener2 melepas tidak benar, bukan hanya sebagai SC tapi memberitahu dan ikut membantu bersama, harusnya tidak sulit diminta bantuan. Ketika menyuruh usahakan tetap ada disana

Dellyna : Apakah cara seperti itu ada lagi? selain terlalu banyak proker, suasana kerjanya tidak terasa. Kalo sistem tsb masih diterapkan tidak akan efektif.

Satrio : 06 ikut membantu bukan hanya SC, SC harusnya membantu dan membimbing tataran teknis. posisi SC tidak benar2 berjalan.

18. Vinta (13505032)[keduanya] : Misi nya banyak dan melebar, semua fokus ingin diambil, setiap misi tidak dapat diukur. pengawasan setiap misi gimana? visi misi saya tercapai jikaa…..

Ivan : Tidak mengulang kesalahan yang telah ada, mencoba membuat GBHP, proker efisien dan efektif dengan effort sedikit, massa banyak, esensi dapat. Pembelajaran dengan implementasi gdk. Standarisasi dengan pelatihan yang meningkatkan keprofesian. Pm benar2 dalam. Ekonomi ingin suasana proyek di banyak orang. Kontribusi aktif dengan peningkatan partisipasi hmif di luar.

Wisnu : Kejaran internal yang memang feasible dikejar. beberapa sudah ada tinggal optimalisasi. Hal-hal kecil dengan impact besar. De mengalami upgrading agar tidak bingung pada kaderisasi informal. Pemberdayaan jalur informasi semua massa himpunan tau acara apa saja. Kaderisasi informal sudah bagus tinggal ditabrakkan pada gbhp dan gdk. sharing dengan adanya sharing sudah tercapai. Kontribusi jika terjalankan dengan baik. Melihat partisipasi anggota di acara2 himpunan khusunya acara pm.

Vinta : Tidak ada pernyataan bisa atau tidak, walaupun sudah ada fokus tapi masih terlalu lebar untuk implementasi 1 tahun, karena akan banyak hambatan. Lebih penting mana banyak tapi tidak signifikan atau satu fokus tapi signifikan

Wisnu : Di acara pm saya yang tidak besar tapi anggota-anggota hmif berpartisipasi aktif. Fokus banyak yang telah di achieve. effortnya tidak banyak.

Ivan : Ada target ketika tercapai berhasil, ketika tidak gagal. Takutnya ketika fokus di 1 hal, hal2 esensial lainnya terlupakan. Jadi belum bisa terfokus.

Restya : Visi misi tidak dimulai dari hmif mulai ada, tp memperbaiki sistem yang telah ada *menggunakan library yang sudah ada

Sesi 6

19. Faisal Hitobeli(13506057) : Organisasi kedepan ada beberapa hal yang harus di concern, keprofesian, kekeluargaan,pm, regenerasi. pengurusan kalian bgmn presentasenya thd hal-hal tsb?

Ivan : Saya tidak tahu bagaimana mempresentasekan. Karena sulit membagi focus-fokusnya. Ingin kesemuanya.

Wisnu : pm diturunkan fokusnya, yang dicari adalah sensenya. Membagi ketiga tsb blm bisa diberikan angka pastinya.

Haekal : Saya merasa tidak bisa dikotak2an karena semuanya berkaitan.

Faisal : Pandangan saya berbeda, tidak bisa semua dikejar bersamaan.

Ivan : Sekarang tidak bisa dikuantifikasi karena standar nya berbeda, persenannya ngga bisa disamain.

20. Puja (13506058) : Kahim 1 thn kepengurusan, 8-9bln efektif. misi nya urut atau tidak? urutannya gmn? 100 hari kedepan mana yang dikejar?

Ivan : Bukan urutan tp ke 1 dan ke 2 difokuskan 100 hari ke depan.

Wisnu : Dibagi menjadi 3 bidang akan prioritas 1 dan 2. 100 hari ke depan akan banyak perencanaan terlebih dahulu, blm bergerak.

Puja : Ini urut atau tidak?

Wisnu : 1 dan ke 2 prioritas baru yang ke 3.

Puja : Masing2 tidak urut tapi ada yang dikejar. Ingat2 ada akademis dan urusan2 lain.

21. Inas (13506019) : keprofesian kita jauh dari kemiskinan, klo langsung ke kelas bawah. sisi keprofesian blm ada, hal itu membuat massa himpunan jadi malas, karena keprofesian tdk bs lgsg diaplikasikan. bagaimana hubungannya dengan orang miskin? integrasi dengan target layanan masyarakat. misal rs yang kurang it nya agar kerja optimal, lsm yg banyak membantu tp tidak concern ke it. imajinasi lebih maknyus. bgmn pendapat kalian?

Wisnu : Kontribusi ke masyarakat, ada brainstorming. inspirasi : bappeda, masalah di jabar ada sampah, lalu lintas tp tidak banyak menemukan solusi. mgkn banyak org2 lain di himpunan yang bisa lebih baik menganalisis. mengkaji bersama2 mungkin yang lain ada ide. Ide dari ka budi, konsolidasi dengan mahasiswa se indo/jabar mengajak/mengundang praktisi IT dan pemerintah dengan tema internet masuk desa. mahasiswa bisa mengajarkan penggunaan internet. dari seminar tersebut bisa ada konsep, buat buku putih sebagai karya. pengurusan kedepan ada wacana bersama.

Ivan : Presentasi visi misi sudah dijelaskan. kenapa tidak ingin keprofesian karena tidak mencakup banyak orang dan kurang kena ke hati.

Inas : Bagaimana menyentuh orang-orang yang memang cm mau bekerja jika sesuai dengan bidangnya.

Nanto : Masalah pm di if, ngga sedikit ko yang bertema keprofesian. ada frame yang belum berubah di acara keprofesian atau acara pm, padahal acara tersebut sudah pm. masalahnya pada pewacanaan dan partisipasi.

22. Nanto (13505025) : Kenapa kalian merasa perlu maju? kekhawatiran terbesar saat pencalonan dan saat terpilih? punya ide untuk periodisasi, sudah ideal atau tidak?

Ivan : Pemilu ajang yang awareness massa sangat besar, jika ada ide bagus akan banyak yang apresiasi dan jika jelek bisa dikritisi. ada yang menitipkan, dan tidak ingin mengecewakan. ingin memastikan yang terpilih yang terbaik, jika ada yang lain berarti mimpinya lebih bagus. takut terlupa mimpinya, saat terpilih tidak amanah dan takut mengecewakan orang2 yang ingin dia memimpin

Wisnu : Yang ingin dibawa penghargaan, dilihat dari calon lain tidak seoptimal jika dia yang bawa. tidak semua setuju konsep. ada 2 orang yang menitipkan mimpinya. kekhawatiran jika tidak menemukan orang2 yang tepat dari apa yang dibawa dengan mulai mewacanakan ke 07 dengan harapan mereka tau role mereka seperti apa. ketakutan jika memimpin sendiri tidak ada orang2 yang bisa.

Nanto : Sejauh apa akan tetap mewujudkan? bisakah tetap diwujudkan?

Ivan : Sejauh saya bisa, asalkan semua komit untuk melaksanakannya bisa.

Wisnu : Sejauh saya bisa, bisakah menjadi bagian, mencoba melamar jadi dpp, jika tidak bisa menjadi massa himpunan yang baik. sekedar memberi saran jika tidak dapat mengambil bagian. itu hal terbaik yg mungkin dapat dilakukan

Nanto : Pastikan divisi dan orang2 yang ditinggalkan jadi yang terbaik.

Iqbal(13504074) : Kenapa harus dia? jawabannya ada pada orang2 yang ada. Pemilu sbg momen berjualan visi dan misi. perubahan paradigma: momen ini adalah momen calon untuk bertanya bukan menjawab apa yang ingin di dapatkan massa di hmif. Jangan hmif jadi cara untuk memenuhi mimpi individual. banyak keluhan di proker ini, mungkin karena kurang bertanya apa yang mau dilakukan di hmif. Informasi yang diberikan masih blm cukup. apah jumlah orang di hearing sudah 1/2 dari pemilih. Apakah semua massa hmif mau membawa apa yang dibawa? beritahu ke sebanyak mungkin orang apa saja yang ingin kalian bawa. Yang penting adalah apa yang dibawa.

Visi misi yang kalian bawa masih ngmg in hmif. ngga penting hmif besar dan jaya. himpunan nothing… hmif tidak bisa memberi nilai lebih ke masyarakat. membuat paper ttg hmif itu apa, kepentingan siapa? kepentingan apa? tanya ke massa…..

kata-kata PENUTUP!!

NO 1!!

makasi lho.. siapapun yang terpilih, hmif adalah kita semua ayo kerjakan bersama jadiin mimpi kita semua

NO 2!!

kepedulian di hmif paling tinggi… terima kasih.. seharusnya anggota mengerti apa yang saya bawa dan dilakukan di himpunan

Sekian notulensi dari hearing 1 kemarin .

Jangan lupa datang pada hearing selanjutnya!!

Salah satu gambar dari hearing kita,,

Cakahim sedang menanggapi pertanyaan dari warga HMIF yang antusias..

Cakahim sedang menanggapi pertanyaan dari warga HMIF yang antusias..

“karena hidup itu pilihan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.